“kamu payah!”

Juli 21, 2006 at 1:47 pm (pelacur)

ada rasa tak nyaman bersama dia, tapi beruntunglah aku lupa namanya, hanya kuingat tubuhnya yang tidak terlalu terang, payudara besar dengan lingkar puting terlalu besar dan gelap, perut seperti balon kempis sehabis menggelembung

belum sampai pada penetrasi, hanya kocokan, jilatan, hisapan yang terburu-buru tak sabar sementara handphonenya terus menerima sms.

aku tidak bisa ereksi!

“ayoh, yang serius sayang!” katanya
ngentot butuh persiapan katanya
“kamu payah,” katanya

kubayar dia
pas
tanpa tip
kupakai lagi celana dan bajuku
siang panas itu aku tinggalkan rumah bordil dengan bar penuh asap rokok itu

“kok buru-buru boss?” tanya tukang parkir
hanya lima belas menit aku di tempat itu
tanpa ereksi dan muncratan mani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: