pada sebuah panti pijat

Juli 14, 2006 at 4:20 pm (pelacur)

aku bisa, katanya

dia nungging
buka gerbang belakang
aku mendekat
ujung tombak terbalut karet
aku ragu
diam

aku pernah saat mabuk, katanya
ayolah, lanjutnya

umurnya sekitar 27
langsing, manis
susu kecil puting gelap gede
rambut sekitar liang rapi terpangkas

kubenamkan pelan
tahap demi tahap
akhirnya separuh masuk
lalu penuh
sensasi kudapatkan:
batang terjepit oleh saluran ekstra

mestinya anal sex menggairahkan
mendatangkan debar
bangkitkan kenangan intipan

tapi tiba-tiba aku jijik
jengah terhadap pantulan cermin dinding
nafsuku mengendur
lalu luntur
lenyap

batangku terkulai
menjadi si malas terbalut kondom kedodoran

dia coba sebisanya agar aku tegak lagi
ayo sayang coba lagi, katanya
nggak ada bayar tambah, katanya
dicobanya segala yang bisa dilakukan wanita
kuhentikan usaha dengan meminta maaf
uang kuserahkan dengan tambahan
aku pulang

seminggu aku tak berminat kepada persetubuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: