rumah merpati saksi lelaki jahanam

Mei 19, 2006 at 6:30 pm (masa kecil)

aku tak menyukai lelaki brewok itu
dia selalu merampas tante tari dariku
tapi aku selalu mau tahu

kupanjat atap garasi
berujung di naungan kuda-kuda
di sana rumah burung merpatiku berada

ubang kecil antarkan penglihatan ke kamar tante tari
aku terlatih untuk tak timbulkan suara mencurigakan
sedikit berisik akan dikira kepak dan hinggapan burung dara

kusaksikan yang semestinya belum boleh aku ketahui
lelaki jahanam tetangga depan dan tante tari berpesta rindu
tubuh mereka berpeluh
tante tari melenguh
memohon mendamba
aku tergugah antara takut, kasihan dan nikmat
oh gila!
tante minta diikat dengan sarung bantal
celana dalamnya disumpalkan ke mulutnya
tante nungging
lelaki jahanam menjambak atas pinta tante
tangan kasarnya mencabuti bulu ketiak tante cantik
mencabuti bulu kemaluan tante lalu menyelipkan helai-helai dalam gigitan

tubuh si jahanam menutupi pandanganku
tante yang nungging tak tampak olehku
hanya desah, lenguh dan jeritan kecil yang kudengar
kadang mengaduh kesakitan
tapi segera berganti kemanjaan
apa saja yang kotor tak sopan terucap oleh tante manisku
tak kulihat apa yang sebetulnya terjadi
selain gerak tubuh si jahanam dari belakang

tante menjerit tertahan
mengaduh kesakitan
lalu bermanja memuji si jahanam
tubuhnya berputar
tampak rambut panjangnya dijambak

akhirnya si jahanam memisahkan diri
menghampirkan kelelakian jahanam ke wajah tante
wanita cantik pelindungku menjadi bayi menyusu botol dot
si jahanam melenguh
tubuhnya mengejang
lalu melemas, hampiri ranjang dan telentang kepayahan

bersama perjalan usia
akhirnya aku tahu apa yang mereka lakukan
aku jadi tahu
bahwa tante tariku menyimpan gairah aneh di balik kelembutannya

tante tak bersuami yang pernah meminta bocah sepuluh tahun menyusu dan menggigit putingnya

tante yang akhirnya dilarang mama indekos di rumahku itu

ketika aku beranjak remaja aku sering bermimpi menjadi lelaki jahanam penjawab dambaan hasrat tante

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: