rembulan datang, rembulan berjejak
menjelang datang bulan
nafsumu berlipat
kemanjaanmu memanjat tingkat
aku dengan girang memenuhi hasratmu
setelah datang bulan
tapi belum sepenuhnya bersih
gairahmu sudah naik lagi
tentu saja aku tak mau penuhi dahagamu
“masalahnya kamu itu bukan tamu” katamu
aku tertawa kecil
kau cemberut
bagaimana mungkin aku jadi tamu
justru kaulah tamu itu
sudah empat malam kau di tempatku
tamu adalah istilah untuk pemesan dan pelanggan
kata yang berawal dari rumah bordil
karena para pekerja menjadi penunggu rumah
dan setiap lelaki pengantar nafsu adalah tamu
“kenapa kalau aku bukan tamu?” tanyaku
lagi-lagi kau cemberut
kau kata kalau aku tamu maka kau tak ada nafsu
kalau aku tamu kau sekadar melayani
kalau aku tamu kau tak dapatkan orgasme
kalau aku tamu kau takkan mungkin menguras gairah diri
tapi masalahnya
tamu bulananmu belum beranjak, erni sayang
aku bisa tunggu dua hari sampai betul-betul bersih
tapi kau sudah tak sabar
bagaimanapun kau wanita
meskipun persetubuhan menjadi pekerjaan
ada saat ketika kau inginkan kemesraan
dambakan kebersamaan
menuntut hak atas kenikmatan
ingin dilayani selayaknya perempuan lain yang punya kekasih
ingin dimengerti
ingin rasakan dan tunjukkan bahwa tak selamanya persetubuhan adalah uang
tapi tunggulah sampai bersih
hidungku tajam
selalu bisa mencium bau amis saat berdekatan