pertama teguk, pertama belakang
lila
berdarah khek palembang
penghibur ruko tiga lantai
dulu bekerja di toko onderdil mobil:
kupenuhi janjiku
aku takkan pernah melupakanmu
tak malu aku tegur sapa dirimu di tempat umum
kemarin terbukti di atrium senen
lalu kita makan bersama
tapi tak disusul tidur bersama
aku takkan melupakanmu
kau lah yang kenalkan aku
kepada nikmatnya pancarkan mani dalam mulut betina
disebabkan karena niat bukan karena diperkosa wanita dewasa
kau juga lah yang ajak aku
belajar hal yang sama-sama belum pernah kita lakukan:
dalam balutan kondom
batangku menembus
tahap demi tahap
mulanya cuma sepucuk
akhirnya pol sepenuh
mengeram dalam anusmu
sampai sperma memancar dalam sangkar karet
sejak itu
empat tahun lampau
aku ketagihan direguk oleh wanita
ku sering inginkan sensasi jepitan panas lubang dubur betina
dua puluh delapan usiamu sekarang
kau masih cantik
susumu masih padat kenyal
ruko tiga lantai itu telah kau tinggalkan